Kades Ntoke, Enam Rumah di Ntoke Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp600 Juta

Iklan Semua Halaman

.

Kades Ntoke, Enam Rumah di Ntoke Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp600 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026

Foto Kondisi 6 Rumah Terbakar. 
Foto Ist. 



BIMA,- Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Wanca, Desa Ntoke, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat 23 Oktober 2026, pagi.


Sebanyak enam rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut, dengan lima rumah panggung, satu rumah batu. Lima rumah rata dengan tanah, satu rumah lainnya rusak sebelah karena api.


Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.00 WITA itu mengakibatkan seluruh isi rumah para korban ikut dilalap api. Sejumlah barang berharga, dokumen penting, hingga perlengkapan pertanian milik warga tidak berhasil diselamatkan.


Kebakaran tersebut sontak menghebohkan masyarakat setempat. Kobaran api yang melanda permukiman warga menyebabkan kerusakan besar dan membuat para korban kehilangan tempat tinggal beserta harta benda yang selama ini mereka miliki.


Kepala Desa Ntoke, Muhidin, membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayahnya tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat enam rumah warga yang terdampak, dengan lima rumah mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar.


"Iya, ada peristiwa kebakaran di Dusun Wanca, Desa Ntoke pada hari ini,” kata Muhidin.


Muhidin mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Titik awal munculnya api juga masih belum dapat dipastikan, termasuk dari rumah mana kobaran api pertama kali berasal.


Belum adanya kepastian mengenai penyebab kebakaran membuat kronologi awal kejadian masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.


Meski demikian, dampak kebakaran terbilang cukup besar. Selain menghanguskan bangunan rumah, api juga melalap hampir seluruh barang yang berada di dalam rumah warga.


Kondisi tersebut membuat para korban mengalami kerugian material yang tidak sedikit. Barang-barang yang terbakar bukan hanya kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berbagai perlengkapan yang digunakan untuk menunjang aktivitas pertanian mereka.


Enam warga yang rumahnya dilaporkan hangus terbakar masing-masing Yakup alias Ama Fika, Akwan, H. Abdara, Ilyas Abdara, dan Mursalim, Salle


Menurut Muhidin, kebakaran tersebut menyebabkan para korban kehilangan banyak barang berharga. Di antara barang-barang yang hangus terbakar terdapat dokumen penting, uang tunai, emas, pupuk, bibit jagung, kawat, serta sejumlah peralatan pertanian lainnya.


Barang-barang tersebut memiliki nilai ekonomi sekaligus fungsi penting bagi kehidupan sehari-hari dan mata pencaharian para korban.


"Kerugian diperkirakan sekitar Rp600 juta. Banyak barang yang hangus, jagung, kawat, uang, pupuk, emas dan banyak lainnya," ungkap Muhidin.


Besarnya kerugian tersebut menunjukkan dampak serius kebakaran terhadap kehidupan warga terdampak. Tidak hanya kehilangan bangunan tempat tinggal, para korban juga harus menghadapi kehilangan harta benda dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta menjalankan kegiatan pertanian.


Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. (TIM)