Kembali Musmulyadin Angota DPRD Kab. Bima, Fraksi Golkar Gelar reses di Desa Dore Masa Sidang II Tahun 2026

Iklan Semua Halaman

.

Kembali Musmulyadin Angota DPRD Kab. Bima, Fraksi Golkar Gelar reses di Desa Dore Masa Sidang II Tahun 2026

Jumat, 15 Mei 2026

Ket : Poce Musmulyadin,S.Sos., 
Anggota DPRD Kabupaten Bima. 
Foto Ist. 



BIMA, - Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat-NTB, kembali jadwal reses masa sidang II tahun 2026 di masing - masing Dapil. 


Musmuliadin,S.Sos., Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bima Fraksi Partai Golkar utusan Dapil VI, kembali gelar kegiatan Reses berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung pada dapil pemilihannya yang bertempat di Desa Dore, Rabu (13-05-2026).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Serta Jajaran, Ketua BPD Serta Jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat ,tokoh pendidikan, kepala dusun, Ketua-ketua RT/RW, Babinsa, Babinkantibmas dan Pemuda desa Dore.



Ket : Poce Saat Kegiatan Reses di Desa Dore. 
Foto Ist. 


Pada momentum reses tersebut, langsung menerima aspirasi masyarakat, mulai dari perbaikan peningkatan jalan ekonomi, peningkatan jalan lingkungan, pembangunan Kantor Desa, pembangunan talud penahan banjir, dan pembangunan gorong-gorong di Desa Dore. Jelas Musmuliadin


Musmuliadin juga menyampaikan, "lewat kegiatan reses seperti ini, tentunya keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat, dan menyampaikan aspirasinya untuk mendukung pembangunan yang ada di Desa dan Kecamatan,".


“Masyarakat harus bersemangat hadir dalam menyambut masa reses seperti ini, karena tujuannya untuk menyampaikan langsung keinginan dan aspirasi dimaksud. Itu adalah bagian dari doa dan harapan yang nantinya akan kami perjuangkan”. Cetusnya


Kader terbaik Partai Golkar tersebut menambahkan, soal kebijakan daerah ditahun ini dihadapkan dengan aturan Fiskal yang merujuk terjadinya efisiensi anggaran dari pusat kedaerah. 


“Tentunya kebijakan Fiskal yang diterapkan pemerintah pusat memang berdampak pada pengalokasian anggaran untuk daerah. Namun kebijakan pusat itu harus kita pahami secara bersama dengan bijaksana,".


“Kami selaku wakil rakyat akan semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi masyarakat, untuk terlaksananya pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang ada di Desa dan kecamatan”.Akhirnya, (TIM)