Judul Khutbah Sholat IED di Desa Boke "Silaturrahim Kepada Kedua Orang tua, Tetangga, Kerabat Saling Memaafkan"

Iklan Semua Halaman

.

Judul Khutbah Sholat IED di Desa Boke "Silaturrahim Kepada Kedua Orang tua, Tetangga, Kerabat Saling Memaafkan"

Jumat, 20 Maret 2026

Ket : Poce Saat Kegiatan Berlangsung. 
Foto Ist. 



BIMA,- Keharmonisan masyarakat di Desa Boke Kecamatan Dape Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat-NTB, disaat menjalankan sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 Masehi dengan Judul Khutbah, "Silaturrahim Kepada Kedua Orang tua, Tetangga, Kerabat, Saling Memaafkan", oleh Ustadz Nasrullah S.Pd.SD.,. 


Dalam menjalankan sholat Hari Raya Idul Fitri salah satu kenikmatan yang allah berikan dalam sekali setahun, yaitu kenikmatan bertemu dan silaturrahmi. Berkukpul bersama keluarga besar, dihari yang fitri, dengan kenikmatan memandangkan takbir. 


Khatib Oleh Nasrullah S.Pd.SD., menyampaikan dalam khutbah nya, Selama sebulan penuh, kita berperang melawan hawanafsu kita sendiri. Dan puncak hari yg sanggup menahan hawa nafsu. 


Sebagaimana firman allah, wahai orang yg beriman diwajibkan kamu berpuasa, perayaan kemenangan ini akan lebih indah dibarengi dengan keluarga besar kita dikampung. 


Dinegara kita ini tradisi pulang kampung ini merupakan moment yg sangat sakral yang tetjadi dalam sekali setahun. 


Jika kita masih memiliki kedua orang tua, hormati, kunjungi rumahnya, tidak ada kesusksesan dan tidak ada kemuliaan saat ini kalau bukan mereka ber 2. 


Dan jangan membentaknya, dan jangan sekali-kali bicara kasar pada mereka. Jika salah seorang diantara keduanya atau keduanya sudah masuk usia lanjut. 


Maasyiral Muslimin wal Muslimatrahimakumullah. 


Hari raya Idul Fitri atau lebaran merupakan hari kemenangan bagi kita semua umat Islam, karena selama sebulan penuh, kita berperang melawan hawa nafsu kita sendiri, mulai dari menahan lapar, haus, syahwat dan perbuatan yang sia-sia.


Dan puncak dari orang yang sanggup memerangi hawa nafsunya tersebut akan mendapat kedudukan yang mulia di sisi Allah swt, yakni menjadi hamba yang bertakwa.


Hal ini telah Allah sebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183:


يَأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصَّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى  

الَّذِينَ

مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Q.S Al-Baqarah: 183).


اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لا إله إلا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، الله

أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ


Maasyiral Muslimin wal Muslimatrahimakumullah, Perayaan kemenangan ini akan lebih indah lagi jika dilengkapi dengan silaturahim kepada kedua orang tua, kerabat dekat, kerabat jauh, tetangga dan para sahabat, yakni dengan cara saling mengunjungi rumahnya dan saling meminta maaf. 



"Karena dengan silaturahim akan melapangkan rezeki dan memperpanjang umur,". Akhirnya. (Tim)