Uang Tabungan Milik Nasabah Bank BRI Bima Tiba-tiba Hilang

Iklan Semua Halaman

.

Uang Tabungan Milik Nasabah Bank BRI Bima Tiba-tiba Hilang

Kamis, 08 September 2022

Diretur Bank Saat Menyampaikan di Saat Audiensi Tersebut Berlangsung. 

Kota Bima, Fajar Media Bima. Com, -Seorang Nasabah Bank BRI Bima asal Desa Tangga Baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat bernama (Asni) alami masalah serius yakni uang dalam tabungannya senilai Rp44.700.000 tiba-tiba hilang dari rekeningnya. 


Mewakili istrinya, Sirnawan,S.Sos didampingi sejumlah LSM pada Kamis siang 8 September 2022 datang komplain ke kantor Cabang Bank BRI. 


Dalam Audiensi yang berlangsung alok di Aula Rapat kantor Bank BRI Cabang Bima itu. Sirnawan, meminta pihak Bank BRI harus bertanggung jawab agar segera mengembalikan kerugian istrinya sesuai sejumlah uang yang tiba-tiba hilang tersebut. 


"Sudah muak dengan permasalahan ini, intinya saya minta kembalikan uang segera, bila tidak kami akan melakukan demonstrasi di depan kantor Bank BRI sampai pihak Bank ini mengembalikan uang istri saya yang hilang dalam rekeningnya," kata Ketua LSM Lidik itu. 


Senada disampaikan Sirnawan, Ketua LSM KIPANG NTB Budiman SH, Somad dan Suhada, Yances, meminta pihak Bank BRI menanggapi persoalan secara cepat karena mengingat persoalan tersebut adalah persoalan serius yang kerap memakan korban dengan permasalahan yang hampir sama. 


Menanggapi tuntutan itu, Pimpinan Kantor Cabang PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) meminta Sirnawan beserta sejumlah pimpinan LSM untuk bersabar sembari menunggu proses serta penelusuran dilakukan pihaknya. 


"Beri kami waktu 3x24 Jam untuk memproses ini," harap PC. Bank BRI Bima kepada peserta Audensi yang hadir. 


Dalam menutup Audiensi itu, Suhada kembali menegaskan kepada pihak Bank BRI agar segera menyelesaikan persoalan secara serius. 


Suhada juga mengatakan, Senin pekan depan akan kembali datang dengan massa yang lebih banyak untuk menagih sampai pihak Bank BRI mengembalikan uang istri Sirnawan yang tiba-tiba hilang dalam rekeningnya. 


"Hari ini harus ada uang, atau selambat-lambatnya hari Senin," tegas Suhada. (red)