Sekda dan Asisten I Kota Bima Hadiri Acara Pembukaan Diklat Calon Pelatih

Iklan Semua Halaman

.

Sekda dan Asisten I Kota Bima Hadiri Acara Pembukaan Diklat Calon Pelatih

Kamis, 16 Juni 2022


Sekda dan Asisten I Hadiri Pembukaan Diklat Calon Pelatih

Kota Bima, Fajar Media Bima. Com, - Sekretaris Daerah, Drs. H. Muktar, MH didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Bima Drs. H. Abdul Gadis, menghadiri acara Bimbingan Teknis Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Program Percepatan Penurunan Stunting Angkatan IV bertempat di Hotel Marina Inn, Rabu 15 Juni 2022. 



Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia dilaksanakan selama  6 (Enam) hari terhitung sejak tanggal 14 Juni  hingga 19 Juni 2022.



Ir. Kamaludin M.Pd., M.Si selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan PCP ini akan dilaksanakan untuk memantapkan materi PCP, pembinaan kompetensi bagi pembina TK PAUD.



"Ada 60 orang yang menjadi peserta Diklat berasal dari Kabupaten / Kota, masing-masing 20 orang yaitu Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa Barat," katanya.



Untuk menjadi peserta diklat, guru dan tenaga kependidikan harus memenuhi kriteria tertentu. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih para guru untuk menjadi pelatih pada diklat berjenjang selanjutnya.



“Untuk kriteria peserta minimal S1 dan sudah mengikuti diklat berjenjang. Tujuannya mempersiapkan generasi pelatih untuk diklat yang akan datang,” ucapnya.



Sementara itu, Sekda Kota Bima, Drs. H. Muktar, MH menyampaikan rasa syukur karena Kota Bima bisa menjadi tuan rumah untuk pelatihan guna mendukung program penurunan stunting.



"Alhamdulillah acara dilaksanakan di Kota Bima. Penurunan stunting menjadi prioritas utama, target 2024 stunting akan diupayakan turun 14 persen dari 19 ribu keluarga," jelas Sekda dalam sambutannya .



Beliau berharap kegiatan ini bisa di manfaatkan sebaik mungkin karena bapak dan ibu (Peserta Diklat) akan menjadi pembimbing di masyarakat terkait stunting. (RED)