Pemkot Bima Gelar Uji Coba Sambungan Rumah untuk Program Instalasi Air Bersih

Iklan Semua Halaman

.

Pemkot Bima Gelar Uji Coba Sambungan Rumah untuk Program Instalasi Air Bersih

Minggu, 26 November 2023
Ket : Poce Saat Kegiatan Berlangsung. 
Foto Ist. 


Kota Bima, Fajar Media. Com, - Pemerintah Kota Bima terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup warganya dengan meluncurkan program instalasi air bersih di beberapa lokasi yang memiliki tingkat resiko kekurangan sarana air bersih di Kota Bima. Pada hari ini, Minggu, 26 November 2023, Pemkot Bima melakukan uji coba sambungan rumah (SR) untuk memastikan kelancaran Program Instalasi Air Bersih di RT. 10 Kelurahan Rontu, Kota Bima.

Program ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan air bersih yang layak konsumsi bagi masyarakat setempat. Uji coba sambungan rumah menjadi tahap penting dalam memastikan keefektifan dan efisiensi distribusi air bersih ke rumah-rumah warga.

Pj. Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT dalam keterangannya, menyampaikan, "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kota Bima. Program instalasi air bersih ini adalah bagian dari upaya kita untuk memenuhi hak dasar masyarakat akan akses air bersih yang aman dan sehat."

Proses uji coba ini melibatkan kolaborasi antara Pemkot Bima dan masyarakat setempat. Warga RT. 10 Kelurahan Rontu secara antusias menyambut langkah-langkah positif ini, menyatakan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka sehari-hari.

Dalam beberapa bulan ke depan, Pemkot Bima akan terus memantau dan mengevaluasi hasil uji coba ini sebelum mengimplementasikan program instalasi air bersih secara menyeluruh di berbagai wilayah Kota Bima. Ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dasar yang berkualitas.

"Semoga program ini berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti, sehingga outcome yang ingin dicapai dapat terwujud dimana permasalahan air bersih bagi warga Kota Bima dapat segera teratasi", tegas HM. Rum. (Red)