![]() |
| Foto Ist. |
KOTA BIMA,- Masyatakat kota Bima pada umumnya terus beri dukungan terhadap pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa. Bahkan di berbagai daerah di pulau Sumbawa telah mengambil bagian untuk memberi dukungan sampai ada perubahan pembentukan PPS.
Dalam beberapa pekan terakhir, sejak adanya rencana Pembentukan PPS, ada banyak berbagai cara sehingga diperhatikan oleh pemerintah Pusat, Provinsi hingga Daerah.
Bahkan di masing - masing kelompok tokoh - tokoh masyarakat telah menggelar dan akan menggelar seruan aksi. Lebih - lebih ajakan konsolidasi massa, hingga kampanye dukungan untuk PPS.
Juga dimedia sosial terus ramai beredar di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, dan sejumlah media daring lokal.
Di kota Bima Bima, Akan ada Aksi Damai, dan direncankan pada hari selasa 2 Juni 2026 besok. Bahkan dibeberapa titik di pulau sumbawa akan berlangsung serentak hingga di pelabuhan Pototano.
Ketua PPS Kota Bima, Abdul Sahir,S.H., menyampaikan, Isu menggelma dalam rencana besar pembentukan PPS, hingga berbagai unggahan yang beredar. Dan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Pulau Sumbawa dalam menyuarakan aspirasi pemekaran daerah tersebut.
Seruan rencana untuk ikut serta dalam aksi damai dan konsolidasi massa terus digaungkan oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas daerah. Kata Abdul Sahrir
Abdul Sahir, menyampaikan pula, Aliansi PPS di sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Sumbawa juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi perjuangan pembentukan provinsi baru. Berbagai poster digital, video ajakan, hingga pernyataan dukungan masyarakat terus dibagikan secara masif guna meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya percepatan pembentukan PPS.
Dalam sejumlah unggahan, masyarakat menilai pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kemandirian daerah. Aspirasi tersebut disebut telah diperjuangkan selama puluhan tahun dan kini kembali mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Di media sosial, tagar dan slogan perjuangan PPS juga semakin ramai digunakan sebagai bentuk dukungan moral terhadap perjuangan masyarakat Pulau Sumbawa. Banyak warganet mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menyampaikan aspirasi secara damai serta sesuai koridor hukum yang berlaku.Jelasnya
Ia menambahkan, Sementara itu, rencana aksi yang akan digelar tanggal 2 Juni besok menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Berbagai informasi mengenai titik kumpul, jadwal kegiatan, serta imbauan menjaga keamanan dan ketertiban terus disebarluaskan melalui berbagai kanal digital.
Dengan semakin masifnya dukungan di ruang digital, perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) dinilai memasuki fase penting. Masyarakat berharap aspirasi yang telah lama diperjuangkan tersebut dapat memperoleh perhatian serius dari pemerintah pusat demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pulau Sumbawa di masa mendatang. Akhirnya.(TIM)

Komentar