![]() |
| Foto Ist. |
BIMA,- Ketua APPSI Bima, Saddam, S.E,. dan Ketua PPHani Kabupaten Bima, Taufik., mengucapkan rasa syukur atas terbentuknya Satgas Lalin Ternak 2026 yang di bentuk oleh Gubernur Nusa Tenggara Narat- NTB.
Atas terbentuknya Satgas Lalin Ternak 2026 ini bertujuan untuk melancarkan kegiatan pengiriman ternak Sapi Qurban di tahun 2026. Karena NTB sebagai lumbung sapi terbesar yang menyuplay kebutuhan sapi Qurban setiap tahunnya.
Dilihat dari proses pengiriman sapi selama ini mencapai puluhan ribu ekor khusus pulau sumbawa. Namun di beberapa tahun terakhir pengiriman sapi menggunakan jalur darat dan laut mengalami peningkatan dan mengakibatkan kemacetan berhari - hari di pelabuhan gilimas. Bahkan GUNERNUR NTB di tahun 2025 meminta bantuan Gubernur bali agar memberi kesempatan untuk melintas hewan yang berasal dari NTB yang menuju Jabodetabek.
Alhamdulillah pertolongan itu diberikan oleh gubernur bali untuk melintas, namun kesempatan melintas tidak berlangsung lama kerena di khawatirkan sapi dari NTB membawa penyakit lain, sehingga pengiriman kembali menumpuk, dan ditahun 2025 terjadilah kasus penumpukan dan Sapi mati.
Ditahun 2026 gubernur NTB membahas pengiriman ternak dengan dinas perernakan provinsi NTB selaku dinas yang menaungi pengiriman sapi keluar daerah. Bahkan gubernur NTB berkali - kali mengirim team kepercayaannya untuk membahas tentang pengiriman sapi yg menggunakan jalur darat.
Juga tahun 2026 ini adalah moment pengiriman sapi Qurban yang sebelumnya telah dibahas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan si pelabuhan gilimas, dengan ide dan gagasan Gubernur NTB mengundang semua pihak untuk dilaksanakan rapat secara daring, dan membentuk Satuan Tugas Lalulintas ternak 2026 (Satgas Lalin Ternak NTB).
Satgas yang terbentuk itu ada beberapa instansi yg tergabung didalamnya, Dinas Peternakan provinsi NTB, BPBD Provinsi NTB, Dirjen Perhubungan Provinsi NTB, Pelindo pelabuhan Lembar, Kapolres Sepulau Sumbawa: Polres Bima kota, Polres Bima, Polres Dompu, Polres Sumbawa, Polres KSB, Qarantina Matram, Karantina Poto tano, Karantina Bima, Kadis Peternakan Sepulau Sumbawa serta 4 Asosiasi yang berada di Bima dan Kota Bima.
Ucapan terima kasih oleh saudara Saddam selaku ketua APPSI BIMA, "ini Adalah langkah dan strategi terbaik yang di ambil oleh gubernur NTB. Dimana beberapa kali kami dari 4 Asosiasi meminta untuk mensiasati pengiriman ternak kepada bapak gubernur NTB agar pengiriman sapi ditahun 2026 berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kemacetan, dan Alhamdulillah Pengiriman ternak ditahun 2026 yang di atur oleh satgas lalin ternak 2026 Berjalan lancar dan Aman sehingga tidak terjadi penumpukan di pelabuhan gilimas.
Apa yang telah di kerjakan oleh satgas Lalin ternak NTB luar biasa, bahkan teman2 di masing - masinh Portal yg mengatur lalulintas perjalanan ternak dari pagi hingga larut malam sudah bekerja semaksimal mungkin, tidak ada kata dan uccapan lain yang bisa sy sampaikan,, "trima kasih banyak bapak gubernur NTB atas dibentuknya Satgas Lalin ternak 2026 sehingga semua berjalan seperti apa yg diharapkan, ".
Begitu pula ucapan yang sama disampaikan oleh saudara Taufik selaku ketua PPHani KABUPATEN BIMA, menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan trima kasih banyak terhadap Gubernur NTB yg telah membentuk satgas sehingga semua pengiriman sapi ke jabodetabek berjalan lancar dan sukses untuk tahun ini. Akhirnya. (Tim)

Komentar