![]() |
| Ket : Poce Kepala Sekolah SDN 19 Kota Bima, Hj.Suriati, S.Pd. Kiri. Foto Ist. |
KOTA BIMA, - Dugaan Kelalaian Operator Sekolah mengorbankan 6 siswa gagal Ikut Tes Kompetensi Akademik (TKA) tak Terdaftar di Dapodik mencuat di SDN 19 Rabangodu Utara Kota Bima.
Kasus ini pun menuai reaksi dari berbagai kalangan yang mendesak Dinas Pendidikan Kota Bima segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Selain itu, evaluasi terhadap sistem pendataan dan pengawasan di tingkat sekolah dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Para orang tua siswa berharap ada solusi konkret, termasuk kemungkinan pemberian kesempatan susulan bagi siswa yang terdampak, agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.
Kepala Sekolah SDN 19 Kota Bima, Hj.Suriati, S.Pd., mengakui Kasus ini sejak awal masuk sebagai kepala Sekolah Kasek di SDN 19,dirinya sudah sampaikan ke operator dapodik bahwa 6 siswa tidak Bisa ikut TKA tersebut tidak masuk di dapodik, sehingga mengakibatkan kehilangan hak akademik yang seharusnya mereka peroleh.
"Tapi saya langsung bergerak melaporkan ke Dinas, mulai awal sejak adanya informasi itu. Dan hari ini saya beserta kepala dinas telah menemui Bapak Wali Kota kota Bima, H.Arahman, H.Abidin, SE., beliau menyarankan ke kepala Dinas untuk datang ke provinsi hingga pusat,".
Akhirnya dirinya tidak bisa berkomentar banyak, melainkan menunggu hasil dari Kepala Dinas dalam waktu dekat. Akhirnya. (Tim)

Komentar