![]() |
Foto Ist. |
Kabupaten Bima, Fajar Media.Com,- Bima, 25 Juli 2025, Menanggapi beredarnya tangkapan layar komentar di media sosial yang tidak empatik terhadap musibah yang dialami Bayi Arumi, dan disebut-sebut berasal dari tenaga kesehatan RSUD Bima, dengan ini kami menyampaikan klarifikasi resmi sebagai berikut:
1. Setelah dilakukan penelusuran internal, akun yang bersangkutan tidak tercatat sebagai tenaga kesehatan maupun pegawai di lingkungan RSUD Bima.
Dengan demikian, klaim yang menyebut bahwa komentar tersebut berasal dari nakes RSUD Bima tidak dapat dipertanggungjawabkan.
2. Komentar tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai profesionalisme, etika pelayanan, maupun budaya kerja yang berlaku di RSUD Bima.
Kami sangat menjunjung tinggi nilai empati, kepedulian, dan perlindungan terhadap hak pasien dan keluarganya-khususnya dalam situasi sulit seperti yang tengah dialami oleh keluarga Bayi Arumi.
3. RSUD Bima mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Musibah seperti ini sepatutnya direspons dengan empati dan dukungan moral, bukan dijadikan bahan komentar yang menyakitkan.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Bima, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja yang transparan dan bertanggung jawab.
Demikian klarifikasi ini kami sampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang dan mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat. Hormat kami, Hormat Kami, Direktur RSUD Bima. drg. H. Ihsan, MPH. (Tim)