BKKBN didampingi DP3AP2KB Intens Sosialisasi Pembentukan Kampung KB

Iklan Semua Halaman

.

BKKBN didampingi DP3AP2KB Intens Sosialisasi Pembentukan Kampung KB

Rabu, 24 Mei 2023

Ket : Poce Saat Kegiatan Berlangsung. 


Kabupaten Bima, Fajar Media. Com, - BKKBN Provinsi NTB didampingi Pemerintah Daerah Kabupaten Bima melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Gelar Kegiatan Peningkatkan Kapasitas Pengelolaan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di Kabupaten Bima. 


Hadir dalam Kegiatan tersebut, Kepala Dinas DP3AP2KB, Melalui Sekretaris, M. Gunawan, S.Si serta Jajaran, Wahyu Hidayat Yusuf, SS. M.Si. Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Ketua Pokja Kependudukan. serta Jajajaran, dan dihadiri oleh 18 Kepala PKB di Kabupaten Bima. 


Sesuai dengan 051222 106.17/2023 dan Menindak lanjuti surat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor: 168/KK.01/J/2023 Tanggal 14 Maret 2023 Undangan ini dihadiri langsung oleh Fasilitasi dan Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas. Kamis, 25 Mei 2023 di Aula DP3AP2KB Kabupaten Bima. 


Perwakilan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat, Melalui Kepala DP3AP2KB, diwakili sekretaris, M. Gunawan, S.Si menyatakan, kegiatan ini intens dilakukan Untuk segera membentuk Kampung Keluarga Berkualitas (KB).


Dan yang paling pokok adalah dilakukan bagaimana penyediaan data kependudukan. Dan upaya perubahan prilaku masyarakat. Peningkatan cakupan dan rujukan pada keluarga, dengan Penataan lingkungan hidup.

Kabupaten Bima baru dibentuk 29 Kampung Keluarga Berkualitas (KB). Selanjutnya sisa dari 29 dimaksud diharapkan tahun 2024 mendatang. Katanya


Gunawan juga menjelaskan, "Berdasarkan INPRES, harus terbentuk sumua di 191 Desa. Dan kegiatan hari ini ada 2 Poin, yakni, Abded Data melalaui WEBSAID Kampung Keluarga Berkualitas (KB), Diskusi Khusus untuk perkembangan rencana kerja ditingkat masyarakat.


Sehingga kesimpulannya pemda berkomitmen untuk membentuk kampung KB di semua Desa di Kabupaten Bima. Data kampung KB melalui Web. (lokusnya, Integrasi, Kolaborasi dan Konferensi, Penyelenggara Pemberdayaan dan Peningkatan Kualitas SDM di tingkat Desa.


Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin. Jumlah pasangan usia subur 3) Jumlah Remaja. Jumlah keluarga di Kampung KB. Jumlah keluarga yang memiliki balita. Jumlah Keluarga yang memiliki remaja. Jumlah keluarga yang memiliki lansia. 


Data ini hanya digunakan untuk peta sasaran program. TIDAK DAPAT di generalisir sebagai data jumlah penduduk, karena hanya menghitung penduduk di Kampung KB.


Daftar Istilah terkait profil penduduk Pasangan Usia Subur (PUS): Pasangan suami istri yang istrinya, Berumur antara 15-49 tahun, dan secara operasional pula pasangan suami istri yang istrinya berumur kurang dari 15 tahun dan telah kawin atau istri berumur lebih dari 49 tahun.


Keluarga : unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami-isteri, atau suami-isteri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya. Balita : anak bawah lima tahun Remaja: 10-24 tahun dan belum menikah. Lansia: di atas 60 tahun.


Juga Perkembangan Program KKBPK, bagian ini mengumpulkan data. Tentang: Bulan dan tahun pengentrian data, Keluarga yang mengikuti Poktan, Jumlah PUS yang menggunakan kontrasepsi per mix kontrasepsi.


Jumlah PUS yang tidak menggunakan kontrasepsi, berdasarkan kondisi Karena hamil, Karena ingin anak segera, Karena ingin anak kemudian (IAT). Tidak ingin anak lagi (TIAL). Jumlah penduduk yang memiliki Jaminan Kesehatan Nasional. 


Perkembangan Program KKBPK, Keluarga yang mengikuti poktan adalah, jumlah keluarga sasaran poktan yang mengikuti kegiatan poktan dalam satu periode pelaporan (1) bulan, Tutupnya. (Red)